Kamis, 22 April 2010

Hambatan Atau Tantangan

Seringkali dalam hidup ini kita mengalami berbagai episode - episode hidup yang kadang kala membuat hati kita ciut, membuat loyo semangat hidup, dan mematahkan asa kita. Namun sadarkah kita, bahwa sebenarnya hal tersebut sangat dipengaruhi oleh prasangka hati kita ??

ketika kita sedang banyak hutang, usaha rugi, kondisi tempat kerja yang tidak kondusif, dan hal yang tidak menyenangkan lainnya menimpa diri kita, maka tanpa disadari sebenarnya ada dua buah opsi prasangka yang dapat kita pilih.

Prasangka pertama adalah perasaan yang menganggap bahwa hal itu adalah sebuah hambatan. Prasangka ini lah yang selalu terlebih dahulu muncul dalam benak setiap orang yang menderita sebuah kejadian buruk. Prasangka ini menyebabkan seseorang bertindak underestimate, tidak PeDe, perasaan kesal, mengeluarkan caci maki, marah, bahkan yang lebih ekstrim berusaha keluar meninggal kan kondisi tersebut (ketika dia berada dalam sebuah institusi).

Prasangka yang kedua adalah perasaan yang menganggap bahwa hal itu adalah sebuah tantangan. Prasangka inilah yang sebenarnya harus pertama kali dimunculkan dalam benak seseorang. Ketika seseorang menganggap sebuah kejadian buruk atau hal yang kurang baik yang menimpa dia sebagai sebuah tantangan, maka dia akan mulai membangun sebuah strategi, bagaimana dengan kekuatan yang dia miliki dia bisa mengubah kondisi tersebut. Bagaimana langkah strategis yang dapat dia lakukan dalam rangka memperbaiki kondisi buruk tersebut.

Pada prasangka pertama, nantinya akan dihasilkan sosok seseorang yang lemah secara mental, temperamental, mudah stres, dan bahkan memiliki hubungan yang buruk dengan lingkungan sekitar.
Namun ketika dia memiliki prasangka kedua, maka orang tersebut akan tumbuh sebagai seorang yang memiliki pribadi yang kuat secara mental, orang yang senantiasa berprasangka seperti ini akan mengubah paradigma sesuatu hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, dan seseorang yang seperti inilah yang nantinya akan menang dan dipercaya oleh lingkungan sekitarnya untuk memegang tampuk pimpinan..

Jadi, dapat ditarik benang merahnya bahwa dalam menghadapi suasana apapun, hadapilah dengan pikiran positif, jangan dulu menyerah sebelum mencoba, hilangkan perasaan tidak sanggup atau perasaan tidak mungkin, hidup ini bukan untuk hari ini saja melainkan juga untuk hari esok dan seterusnya. Jadi jika hari ini belum berhasil, maka mungkin esok hari atau lusa ada harapan akan berhasil...

jadi...tetap semangat kawan kawan 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar