Sabtu, 17 Januari 2009

Ada Apa Dengan Umat Islam

Gregeeeet Buanget, melihat aksi kebiadaban Israel terhadap saudara muslimin palestina...ditambah dengan sikap negara arab saudi dan mesir yang note bane nya merupakan salah satu kekuatan besar di kawasan timur tengah yang setengah hati untuk membantu saudara seimannya.

mungkin ini yang dulu Rasulullah Muhammad SAW sabdakan bahwa "umat Islam nanti akan seperti hidangan di atas meja yang menjadi santapan empuk banyak pihak. Seorang sahabat lalu bertanya, ''Apakah karena jumlah kami sedikit?'' Rasulullah SAW menjawab, ''Tidak! Bahkan jumlah kamu banyak, tetapi kamu seperti buih di lautan, dan Allah SAW mencabut rasa takut dari dada musuh-musuhmu terhadapmu dan mencampakkan ke dalam hatimu penyakit wahn.'' Seorang sahabat bertanya lagi, ''Apa itu wahn ya Rasulullah SAW?'' Rasul menjawab, ''Cinta dunia dan takut mati.'' (HR Abu Dawud dan Baihaqi).

banyak orang pada saat ini berpendapat bahwa agama islam telah berubah...TIDAK!!! bukan agamanya yang berubah, namun umat islamlah yang telah berubah, dimana saat ini sebagian besar umat islam lebih takut kehilangan dunianya (harta, tahta, dan wanita) dibandingkan dengan jannah Allah kelak, tepat dengan apa yang rasulullah Muhammad SAW ceritakan yaitu cinta dunia dan takut mati, sehingga mereka lebih memikirkan keselamatan serta kepentingan dirinya sendiri dibandingkan saudaranya.

Ada pula sebagian kalangan yang dengan seenaknya mencampuradukkan ajaran al Qur'an yang suci dengan ajaran- ajaran lain yang dipandangnya (menurut mereka) lebih cocok dengan perkembangan jaman sekarang ini.

Patut diingat wahai para pembuat makar, bahwa Islam itu tidak lah dijaga dan dipelihara oleh umat, melainkan langsung oleh Allah, sebagaimana fiman Allah dalam Alqur'an
"Allah berfirman: "Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya)" (Al Hijr:41)

Namun Allah tidak menjamin untuk menjaga akhlak suatu umat kecuali umat itu sendiri yang sepatutnya berikhtiar untuk senantiasa menjaga keimanannya.

Allah hanya akan memberikan hidayah Nya kepada siapa saja yang Allah kehendaki tanpa terkecuali, dan Allah pun berkuasa mencabut hidayahNya dari suatu umat tanpa ada yang dapat menghalangi.

oleh karena itu, Mari saudara seiman sekalian, kita pertegas kembali tujuan hidup kita didunia ini yaitu khusnul khotimah, serta dikehidupan akherat mendapatkan jannah Allah, mari kita perkokoh keimanan kita dengan lebih peduli terhadap saudara kita yang lain, pererat tali silaturahmi dan jangan pernah memutuskannya,

berjuanglah untuk kebangkitan Islam sesuai dengan batas kemampuan kita..karena sekecil apapun kontribusi kita dalam membela Agama Allah, Allah pasti memperhitungkannya..
wallahua'lam bishawab

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar